07 September 2007

Salah Alamat

Semalam nonton Kick Andy..yang dibahas semalam adalah mengenai tuduhan yang salah alamat yang menyebabkan seseorang harus menanggung akibat dari perbuatan yang tidak dilakukannya.

Korban yang pertama kali ditampilkan adalah sesorang pria yang dituduh membunuh ayahnya, pria ini diancam agar mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya tersebut karena kalau tidak ibunya yang sedang terluka parah tidak akan dioperasi dan akan dipindahkan ke penjara khusus wanita, dimana kemungkinan terbesar ibunya akan meninggal karena menderita luka yang sangat parah dan belum diobati secara layak, akhirnya sang anak mengaku bahwa dia membunuh ayahnya demi keselamatan sang ibu. Ibunya yang menjadi korban sebenarnya melihat siapa yang memukul dirinya sampai terluka parah dan telah mengatakan hal tersebut tapi tidak ada yang mendengar. Sang anak “hanya” dipenjara selama 6 bulan karena pengacaranya berhasil mengungkapkan hal-hal yang menunjukkan bahwa sang anak tidak membunuh ayahnya..Empat tahun kemudian sang pembunuh yang sebenarnya tertangkap dan sampai hari ini masih dipenjara.

Korban kedua adalah suami istri yang dituduh membunuh anak perempuannya, karena ditemukan rangka manusia yang diduga anak perempuan mereka yang menghilang dan disekitar jenazah ditemukan pakaian sang anak. Sang ayah tidak mangakui bahwa dia telah membunuh anaknya sendiri dan selama 1 bulan 15 hari disiksa agar mengakui bahwa dia adalah pembunuh anaknya, bahkan istrinya juga mengalami siksaan, siksaan yang diceritakan membuat saya berpikir apakah benar hal tersebut dilakukan oleh manusia. Karena tidak tahan dengan siksaan akhirnya mereka mengaku bahwa mereka memang membunuh anaknya dan dihukum selama 3 tahun…Lima tahun kemudian sang anak muncul kembali. Namun kasus ini masih belum selesai sampai hari ini karena ada yang mengatakan bahwa anak yang kembali itu bukanlah anak yang selama ini hilang…..Rasa perjalanan pasangan ini untuk memperoleh keadilan masih sangat panjang……..

Dengan tuduhan yang salah alamat tersebut berarti kehidupan normal seseorang terenggut, masa depan seseorang hilang dan terputus, nama baik orang tersebut hancur, mereka dikucilkan masyarakat karena dicap pembunuh, mereka mengalami kerugian moril dan materiil, ada trauma yang akan mengisi kehidupan mereka selanjutnya dan ada pembunuh sebenarnya yang sedang berkeliaran…

Apakah pernah mereka yang memaksa memikirkan ha-hal tersebut sehingga mereka akan berusaha menemukan dan menunjuk siapa sebenarnya bersalah….Rasanya jawabannya mudah karena kalau mereka memikirnya tentu korban-korban di atas tidak akan pernah muncul di Kick Andy……

Dalam dunia hukum katanya dikenal istilah “lebih baik melepaskan seribu penjahat daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah”. BENARKAH????????

Informasi diambil dari www.kickandy.com


No comments: