31 May 2008

Akhir Mei

Kalau di awal bulan Mei saya posting tentang beberapa hal yang menjadi rencana maka diakhir bulan ini saya akhiri dengan beberapa hal yang sudah dilalui dan akan dijalankan. Diawali dengan liburan ke Medan yang menyenangkan tapi setelah pulang menghadapi kejadian tidak enak yaitu kematian orangtua dari seorang sahabat tepat tanggal 15 Mei lalu..banyak melihat dan banyak belajar dari peristiwa ini, jadi lebih memahami seseorang, memahami arti hidup dan kematian itu sendiri mungkin karena baru kali ini saya melihat proses kematian dari awal sampai akhir.

Berbanding terbalik dengan peristiwa sedih tadi ada kabar gembira, sakit yang diderita seorang Cici menunjukkan perkembangan yang baik, ada beberapa sel kanker yang menghilang dan lainnya mengecil. PUJI TUHAN!!!!Semoga perkembangan selanjutnya juga semakin baik dan baik…..

Berkaitan dengan keluarga saya pun, ada banyak hal yang sangat sangat saya syukuri…Rasanya Tuhan sudah sangat baik untuk saya dan keluarga saya…Thanks God...

Tanggal 15 Mei seharusnya berangkat ke luar kota berkaitan dengan pekerjaan, tapi akhirnya diundur karena orangtua sahabat yang lain lagi-lagi ada yang sakit dan sampai hari ini masih menjalani perawatan. Sempat bersyukur kita tidak jadi berangkat karena di hari ini karena tenyata kita memang harus ada untuk seorang sahabat yang orangtuanya meninggal walaupun apa yang kita lakukan tidak banyak. Sebagai anak, sahabat saya yang lain juga bisa nemenin orangtuanya menjalani perawatan. Des cepat nyusul kita ya!!!!!!

Sebelum akhirnya memutuskan berangkat ada banyak kendala juga sampai akhirnya kita putuskan untuk pending tapi akhirnya saya dan Ta memutuskan berangkat tanggal 1 Juni ini dengan beberapa pertimbangan yang sudah kita pikirkan dengan matang. Semoga perjalanan kali ini berbuah hasil hehehehe…karena biayanya sangat besar, waktu dan resiko yang juga besar…

Kita percaya Tuhan pasti memberikan yang terbaik dan kita percaya mulai dari sini pun Tuhan sudah membukakan beberapa jalan untuk kita di sana nanti..Ta dapat beberapa referensi, saya dapat nasabah dari pameran yang ternyata suaminya dari sana, bahkan suster seorang sahabat adiknya ada di sana, Ta juga ketemu beberapa orang baik yang memberikan beberapa tips dan kenalan mereka…Thanks God……Saya percaya itu semua adalah bentuk pertolongan yang Tuhan berikan untuk kita karena ada banyak kekhawatiran yang kita pikirkan sebelum berangkat …Bahkan di sini pun saya banyak dibantu seorang sahabat yang saya titipin beberapa hal yang berkaitan dengan pekerjaan..Thank You banget buat promosi dan bantuannya ya…

Dengan banyak hal tidak mudah yang mesti saya lalui di pekerjaan ini, saya harap ini merupakan tempaan buat saya untuk terus bertahan karena perjuangan untuk mencapai satu posisi yang saya inginkan di sini tidaklah mudah.

Teman-teman ampe ketemu lagi bulan depan ya nanti berbagi ceritanya di sini lagi…doakan kita ya…..

22 May 2008

Medan Trip (The End...)

Hari ini kita bangun pagi banget, ibu-ibu bahkan udah ke tempat makan…saya pun nyusul kesana masih pakai baju tidur (berasa hidup bener-bener indah hehehe…). Udaranya dingin dan segar. Tempat makan di hotel pemandangannya lagi-lagi Danau Toba yang indah yang dikelilingi buki-bukit hijau. Bener-bener indah duduk santai sambil minum kopi yang kurang panas :)ditemani anjing pemilik hotel yang setia ikut kita hehehe….sebenernya anjingnya di deket kita karena ada makanan yang dikasih ke dia.





Duduk di situ seorang turis juga, dia bener-bener menikmati pemandangannya sedangkan kita mata liat pemandangan tapi mulut sibuk ngomong hehehe…duduk-duduk di sini sambil nunggu sunrise. Puas nikmati dan foto-foto pemandangan kita siap-siap untuk check out karena kita harus lanjut lagi perjalanan ke “Lake on the mountain”, “Air 7 rasa”, “Hot Spring ” hehehe...nama-nama yang kita dapat dari tour guide semalam.

Tujuan pertama kita adalah “Lake on the mountain” dari nama dan cerita tour guide dalam bayangan kita tempat ini indah banget. Mampir makan siang di restoran local..karena beda selera makanan yang bisa diterima lidah dengan enak adalah ikan bumbu kuning, sop bakut. Ada satu yang unik makanan yang dibuat dari susu kerbau..rasanya hambar tapi engga ada rasa susunya sama sekali. Selesai makan lanjut lagi perjalanan ke “Lake…”. Perjalanannya sangat, sangat jauh dan melewati jalannya yang sangat sempit yang cuma bisa dilalui satu mobil itupun tidak beraspal plus berkelok-kelok tapi pemandangan di kanan kiri jalan benar-benar indah, kita bahkan liat beberapa air terjun dari kejauhan. Jadi rute kita sekarang adalah mengelilingi Danau Toba melalui darat dari ujung ke ujung. Pemandangannya buat kita takjub, benar-benar kuasa Tuhan itu luar biasa..sayang kita engga bawa handycam, kalau bisa divideo-in pasti bagus banget!!!!. Sempet tanya-tanya juga karena Pak Tarigan belum pernah ke lokasi yang mau kita datangin. Akhirnya sampai juga kita lokasi dan ternyata sangat..sangat..jauh dari bayangan kita hehehehe...merasa dikibulin sama tour leadernya...kita ampe ketawa-tawa setelah liat lokasinya seperti itu tapi tetap indah walalupun berbeda dengan bayangan kita (karena berdasarkan cerita tour leader kita bayanginya terlalu indah hehehe...) karena menurut tour leadernya tempat seperi ini hanya ada di Canada dan Samosir. Tapi tidak menyesal karena sepanjang perjalanan pergi dan pulang kita disuguhi pemandangan yang sangat indah!!!!.





Ada kejadian unik pas kita pulang, ada nenek-nenek yang berpakaian rapi yang mau ikut menumpang mobil kita karena dia mau menghadiri pesta. Kebetulan waktu itu kita turun untuk foto-foto karena pemandangannya bagus. Pas kita mau naik ke mobil nenek itu manggil-manggil kita, karena engga ngerti dia teriak apa kita malah ketakutan hehehe...buru-buru naik ke mobil, ternyata dia mau menumpang akhirnya nenek itu ikut kita. Walaupun sudah sangat tua tapi nenek itu masih berpakaian rapi, kebayanya berwarna shocking pink loh, rambutnya juga disanggul rapi, bawa tas tangan dan ulos tapi sayang sandalnya ketinggalan karena buru-buru mau ngejar kita biar bisa numpang. Nenek ini engga bisa Bahasa Indonesia. Ternyata jarak dari tempat dia naik ke tempatnys pestanya sangat jauh ..katanya kalau engga ketemu kita dia jalan kaki...ga kebayang!!!!!. Pas turun nenek itu liatin mobil kita terus sampai engga keliatan kata Ta itu akhirnya dia baik, karena kalau kita mengantar tamu pulang kan juga seperti itu kita baru masuk rumah kalau tamu kita udah engga keliatan. Nenek itu artinya dia mengantar kita.

Lokasi berikutnya adalah hot spring...di sini kita ketemu turis asing yang juga menginap di Carolina, ada 2 rombongan, rombongan pertama pasangan dan mereka naik motor!!!di sini kita cuma mampir bentar, sayang lokasinya kurang menarik dan kurang terawat. Disekitar sumber air panas banyak terdapat sampah-sampah plastik. Lagi-lagi disini beli mangga, lebih enak lagi rasanya karena baru dipetik dari pohonnya hehehe...puas makan mangga kita lanjut lagi perjalanan ke “Air 7 Rasa“. Perjalanan juga jauh tapi lagi-lagi pemandangannya indah..kita lewati hutan, desa-desa kecil, jalan yang dilalui juga kecil dan berkelok-kelok. Kali ini lebih banyak melewati pemukiman penduduk.

Ada yang unik dengan rumah penduduk di Pulau Samosir ini, umumnya makam keluarga diletakkan di dekat rumah bahkan di sebelah rumah. Terkadang kondisinya lebih bagus kuburan dibandingkan dengan rumah tinggal mereka, karena menurut Pak Tarigan memang seperti itu adat istiadat-nya. Kuburan itu disiapkan untuk beberapa anggota keluarga, jadi bentuk makamnya menyerupai rumah yang disekat-sekat. Jadi dalam satu bangunan kuburan biasa ada beberapa lubang, lubang yang sudah ditutup dengan semen berarti sudah ditempati. Tidak ada bau karena memang bangunannya terbuat dari semen, begitu peti masuk lubang juga akan ditutup dengan semen. Jadi mereka tidak dimakamkan dalam tanah loh tapi di sebuah bangunan yang sangat megah. Semakin mapan keluarga itu maka akan semakin megah dan tinggi kuburan yang dibuat. Kuburan itu mencerminkan status sosial dari suatu keluarga.

Akhirnya kita sampei juga di “Air 7 rasa“ hehehehe...lagi-lagi jauh dari bayangan kita, tempatnya kecil dan digunakan penduduk sekitar untuk mencuci pakaian. Tapi airnya benar-benar ada rasanya, seperti ada rasa asam dan sepat...penduduk sana percaya ada suatu kekuatan yang buat air itu berasa tapi kalau secara ilmu itu mungkin karena campuran zat-zat kimia di dalam tanah..engga tau penjelasan secara teknisnya hehehe....tapi airnya memang berasa.

Selanjutnya perjalanan menuju ke Brastagi melalui Sidikalang. Kalau tadi untuk menuju “ Lake on the mountain“ dari kejauhan kita melihat bukit dengan jalan-jalan yang berkelok-kelok, maka sekarang kita berada di lokasi “Air 7 rasa“ yang berada di bukit yang posisinya bersebrangan dengan lokasi “Lake...“, jadi kita benar-benar mengeliling Pulau Samosir seharian. Tapi engga berasa capek mungkin karena liat pemandangan-pemandangan yang indah. Di beberapa bukit kita liat pemandangannya buat kita miris karena bukitnya gundul engga ada pohon lagi yang buat bukit itu hijau, bahkan pulang dari ’’Air 7 rasa’’ kita melihat penambangan batu dari bukit-bukit..sayang banget pemadangan yang begitu indah rusak sama manusia yang serakah.

Pemberhentian kita berikutnya adalah suatu bangunan 3 tingkat yang khusus dibangun untuk melihat pemandangan Danau Toba. Lokasi ini sangat bagus untuk foto-foto semakin tinggi kita naik semakin bagus view pemandangan yang kita dapat, langitnya benar-benar masih biru, udaranya dingin...tapi lagi-lagi kondisi bangunannya juga tidak terawat, bahkan ada tangga yang pegangannya sudah goyah..padahal ada tiket masuk yang harus kita bayar walaupun hanya Rp. 1.000. Rasanya wisatawan engga akan protes kalau harus bayar lebih mahal tapi dananya benar-benar digunakan untuk pemeliharaan bangunan dan lokasi sekitarnya.






Pokoknya Danau Toba patut dikunjungi !!!!engga akan rugi dech...pemadangan yang kita lihat buat kita semakin sadar betapa kayanya negara ini. Tapi kurangnya promosi dan perawatan kekayaan itu tidak menghasilkan sesuatu yang maksimal baik untuk masyarakat sekitar dan negara. Kalau berkunjung ke Parapat Danau Toba jangan lupa ke ’’ Lake on the mountain’’ dan ‘’ Air 7 rasa ‘’ melalui jalur darat karena pemandangan sepanjang perjalanan menuju ke dua lokasi tersebut sangat sangat indah!!!!

Kita selanjutnya ada di Brastagi dan Medan...tapi sampai di sini aja ceritanya ya hehehe...da kepanjangan..Pokoknya perjalanan kali ini sangat menyenangkan..banyak kejutan-kejutan dan hal yang engga terduga tapi kita semua bisa nikmati semuanya :)
Foto-foto di atas semuanya diambil oleh seorang photographer handal dari Pontianak yang ikut juga dalam perjalanan ini...keterangan lebih lanjut hubungi Ta Chan alias Rita Herawati di no. 0813.....hehehehe.....

21 May 2008

Medan Trip Part 2

Rencana perjalanan kita di hari ke-2 adalah ke Pulau Samosir kita mau ke Tomok dan Tuk-Tuk. Pagi-pagi kita udah siap-siap karena kita udah janjian mau jalan jam 08.00. Udara di sini benar-benar segar pagi-pagi mata udah liat pemandangan yang indah banget semuanya hijau!!!! Sambil nunggu Pak Tarigan kita foto-fota di dekat kolam renang hotel yang view-nya langsung ke Danau Toba.






Setelah Pak Tarigan datang kita langsung ninggalin hotel cari sarapan, kita sarapan di warung sekitar hotel masing-masing pesan kopi panas dan teh panas pasangan yang pas buat roti yang kemarin kita beli di Siantar. Pak Tarigan pesan lontong sayur, liatnya buat kita ngiler padahal perut udah lumayan kenyang hehehe…akhirnya kita pesan 2 piring dibagi untuk berlima karena takut engga habis. Lontongnya enak beda dengan lontong disini, lontong disana lebih halus tidak ada butir-butir nasi (mirip kue cang), kuahnya juga enak….selesai sarapan kita lanjut perjalanan ke Tomok nah Parapat dan Tomok dipisahin sama Danau Toba jadi kita harus nyebrang Danau Toba dengan menggunakan kapal ferry kecil, mobil kita juga ikut masuk kapal..kapal ini ngangkut mobil-mobil lain juga kapalnya sederhana cenderung engga nyaman untuk penumpang. Kita naik ke atas tempat khusus penumpang tempatnya kecil. Barengan dengan kita ada keluarga besar yang engga tahu habis menghadiri acara apa di Parapat tapi mereka bawa makanan gitu terus makan bareng-bareng (seru liatnya). Ada penjual koran, kacang rebus dan kacang goreng. Terus kita dihibur sama pengamen cilik. Perjalanan nyebrang Danau Toba ini kurang lebih 1 jam.






Tomok ternyata kota kecil di sini ada objek wisata kuburan raja (tapi kita engga mampir), banyak turis asing loh di sini (mereka bahkan berani naik sepeda di sini). Kita lanjut perjalanan ke Tuk-Tuk, Tuk- Tuk ini mirip Kuta zaman dulu waktu belum ramai seperti sekarang, jalanannya kecil tapi asri, banyak penginapan sederhana yang berdekatan dengan rumah penduduk..di sini lebih banyak turis asing lagi dibandingkan dengan Tomok. Pak Tarigan bawa kita ke hotel Carolina karena di sini ada pantai kecil yang viewnya langsung ke Danau Toba. Begitu sampai sini semua rencana awal kita berubah hehehehe (tapi engga nyesel sama sekali)…tadinya kita mau menginap di Parapat selama 3 hari terus baru menginap di Medan tapi begitu lihat Carolina kita langsung mutusin kalau kita akan inap di sini (apalagi Ta Chan paling semangat dech dia liat air segitu banyak!!!)hehehehe…langsung tanya-tanya ada kamar kosong or engga n harga kamar, ternyata harga kamarnya murah banget!!!Rp. 200.000 untuk cottage yang dua kamar akhirnya kita putusin ambili kamar ini setelah liat-liat, pertimbangan kita cuma satu kamar itu harus bersih!!!.

Nah masalahnya barang-barang kita masih di Hotel Niagara dan batas check out di sana jam 12.00, padahal waktu itu udah jam 10.30an. Kalau lewat dari jam 12.00 udah dihitung satu malam lagi kan sayang karena harga kamar di sana satu malamnya Rp. 400.000-an. Akhirnya kita telepon minta keringanan waktu check out tapi ternyata engga bisa ya udah akhirnya setelah diskusi bentar kita mutusin bagi 2 kelompok, 2 orang Ii tinggal di Carolina urus masalah check in, saya dan Ta ke Niagara urus masalah check out tadinya Mama dan Tante serta sepupu kita mau tinggal di Carolina juga karena khawatir kecapean tapi dasar semangat mereka yang luar biasa dan pertimbangan barang-barang banyak yang harus diberesin akhirnya mereka kita ajak juga. Buru-buru balik lagi ke Tomok ngejar ferry yang akan nyebrang ke Parapat (karena ferry berangkat berdasarkan jam-jam tertentu dan mereka benar-benar on time) dari Tuk-Tuk ke Tomok engga jauh kurang lebih 15 menit aja. Begitu sampai di pelabuhan ternyata benar ferry baru aja berangkat kita bahkan masih bisa lihat ferrynya. Bingung dech jadinya!!!Kalau tunggu ferry lagi kita bakalan telat check out karena ferrynya baru balik ke Tomok 2 jam lagi, akhirnya Pak Tarigan kasih usul kita nyebrang pakai ferry pariwisata sampai di Parapat kita sewa mobil untuk antar kita ke Hotel Niagara. Daripada rugi semalam akhirnya kita setuju naik ferry pariwisata sedangkan Pak Tarigan nunggu ferry selanjutnya. Ferry pariwisata yang kita naikin jauh lebih nyaman karena benr-benar hanya untuk penumpang mobil engga bisa diangkut pakai ferry ini. Ongkos per orang hanya Rp. 4.000 hehehehe…murah banget ya. Yang lucu setiap mau berangkat kapalnya bunyi sirene untuk kasih tahu bahwa mereka akan berangkat dan mereka on time juga loh..bilang jam 11 berangkat jam 11 benar-benar berangkat. Engga nyesel naik kapal ini karena kita bisa nikmati pemadangan Danau Toba yang indah banget. Ada kejadian engga enak pas di kapal ini yang buat kita rada takut karena tiba-tiba ada bapak-bapak yang minta minumnya Ta terus orangya rada nyeremin..(Ta ampe nanya pertanyaan lucu hehehehe….). 30 menit kemudian kita nyampe di Parapat langsung sewa mobil ke hotel Rp. 30.000, jaraknya dekatnya palingan 15 menit juga. Langsung beres-beres barang dan check out deh.

Sambil nunggu Pak Tarigan yang masih di Tomok kita makan siang di hotel, lalu jalan-jalan pakai mobil hotel yang khusus disediain untuk keliling Parapat (tapi bayar Rp. 60.000 untuk i kali jalan hehehe...).Keliling engga lama karena kotanya emang engga besar, Ibu-Ibu sempat beli Mangga Toba (bentuknya sangat kecil, rasanya manis asam segar gitu), waktu di Siantar sebenarnya udah beli tapi ternyata busuk pas disini beli lagi dikasih tahu cara makannya yaitu jangan dikupas pakai piasu tapi secara manual pakai tangan or gigi hehehe..trus makannnya engga diiris tapi langsung aja makan begitu dan memang lebih asik hehehehe…mangganya juga lebih enak.

Nunggu Pak Tarigan lama banget, ampe ketiduran di lobby hotel hehehe…akhirnya Pak Tarigan datang juga (yang di Carolina udah sms karena juga udah kebosenan dan kelaparan hehehe...). Buru-buru ngejar ferry lagi Pak Tarigan ampe bunyi-in klason dari jauh buat kasih tanda kalau kita juga mau ikut naik hehehe...untung sempat!! kita mobil ke-2 terakhir yang naik. Engga lama ferry langsung berangkat lagi dan kita kali ini engga keluar dari mobil, ngobrol-ngobrol di mobil sambil ngemil hehehe....

Begitu sampai lagi Tomok lega rasanya, mama beli pisang bentar (murah loh pisangnya banyak banget tapi cuma Rp. 20.000) kata Mama kalau di Jakarta engga bakalan dapet, beli mangga lagi buat makan di hotel karena yang tadi beli di Parapat ketinggalan di Hotel Niagara hehehe.. Sampai di Carolina langsung bawa barang masuk ke kamar kita terus duduk-duduk di tepi danau. Barengan dengan kita ada beberapa turis asing juga (senang liat mereka berarti mereka juga tahu kalau Danau Toba indah hehehe...). Seperti biasa kalau udah liat air Ta pasti engga bisa nahan diri dan pasti berenang hehehe...sedangkan saya yang engga bisa renang cuma bisa duduk nyemplungin kaki ke danau hehehehe...sambil moto-moto Ta dan yang lain. Seru n seneng banget liat Ta berenang, sempat-sempatnya bawa mangga untuk dimakan di tengah danau. Ta bahkan nyobain papan loncatnya juga hehehe.....

Makan malem kita kali ini standar karena pas keluar hotel diajak makan makanan khas batak tapi sayang udah pada habis jadi kita mutusin makan di hotel aja. Makanannya standar saya dan Ta bahkan makan mie instant hehehe...Hotel ini unik loh engga ada TV di kamar kita, restonya juga hening pas tanya ke pelayannya kok engga ada musik ternyata yang punya anti sama musik kalau di hotel ini, TV juga ada satu di ruang tamu untuk tamu hotel tapi engga ada suaranya dan ada pengumuman kalau batas waktu nonton tv adalah jam 22.00 hehehe..tapi akhirnya saya bisa mengerti maksudnya karena semuanya udah indah, tenang dan nyaman jadi memang emang ga perlu lagi musik, tv. Malah yang ada nanti menganggu suasana.



Selesai makan kita mulai mikirin mau kemana besoknya, sempet telepon-telepon beberapa orang. Pas mau balik ke kamar ketemu dengan tour guide hehehe...akhirnya dapat info dari dia tempat-tempat apa yang bisa kita datangin (hehehe...lumayan tapi gara-gara infonya ada banyak hal yang kita alami heheheh....), setelah didiskusiin kita udah tau kemana aja perjalanan kita besok dan yang tadinya engga mau inap di Brastagi jadi memutuskan inap di Brastagi....

18 May 2008

Medan Trip

Tanggal 8 Mei – 12 Mei kemarin saya berangkat ke Medan rencana perjalanan ini udah lama banget disusun tiket murah Air Asia udah dipesen dari tahun lalu. Kali ini persertanya ada Rita, Mama, sepupu, Tante dan Ii. Total peserta ada 7 orang, selama di sana kita sewa mobil Kijang Innova, nyaman juga kecuali beberapa jam sebelum pulang karena mobil dan pangkuan kita penuh dengan barang-barang yang tiba-tiba bertambah hehehe….

Kita mulai dengan tanggal 8 Mei ya, pesawat seharusnya berangkat jam 08.00 Wib dan akhirnya di-delayed jadi jam 09.00 Wib, karena banyak banget penumpang yang telat gara-gara tol bandara kebanjiran karena tanggul yang jebol. Untung kita yang rumahnya di Tangerang bisa lewat jalan belakang jadi engga kena macet, Rita juga beruntung karena denger berita di radio jadinya dia masih sempet ubah rute lewat Tangerang, yang telat adalah Ii yang tinggal di Jembatan Dua sampai deg-degan nunggunya karena udah mau jam 9 dia baru nyampe untung pesawat di-delayed 30 menit lagi ( baru kali ini berharap pesawat di delayed hehehehe…). Dia sempet naik truk loh karena air yang cukup tinggi mobil-mobil pribadi engga bisa lewat jadi penumpang dijemput pake truk trus udah dekat bandara baru ganti dengan bis besar, bahkan ada penumpang yang sampai bandara masih pakai truk kasihan lihat orangtua yang harus loncat-loncat dari truk yang tinggi. Setelah anggota lengkap lega rasanya dan kita siap liburan ke Medan hehehehe….Oya tadinya barang-barang kita engga mau dimasukin bagasi karena mikirnya sekarang Air Asia kalau masukin barang-barang ke Bagasi bayar Rp. 15.000, Rp. 9.000 kalau daftar 24 jam sebelumnya, tapi karena kita beli tiketnya udah lama jadinya bagasi kita masih gratis hehehehe…langsung dech semua barang masuk ke bagasi…(engga mau rugi mumpung masih gratis!!!)

Perjalanan dari Jakarta ke Medan kurang lebih 2 jam penerbangan, sampai di Polonia (bandara Polonia itu deket banget sama pemukiman penduduk pas pesawat mendarat kita bisa lihat rumah-rumah penduduk di samping kita, tahun 2009 or 2010 nanti Polonia akan dipindah ke daerah pinggiran kota, memang harus gitu karena bahaya banget lokasinya). Supir kita (Bapak Tarigan) udah nunggu kita, begitu barang-barang udah naik semua ke mobil kita langsung mau makan siang karena semua udah kelaparan, berdasarkan info-info yang kita dapet dari internet kalau ke Medan harus makan soto yang sangat terkenal yaitu Soto Sinar Pagi yang letaknya di Sei Deli (oya kota Medan asli panas banget!!!!letak-letak toko dan rumah-rumahnya mirip dengan kota Bandung). Soto Sinar Pagi ternyata engga jauh, tempatnya sederhana tapi ramai mungkin karena berbarengan dengan waktu makan siang juga. Kita pesan soto ayam, soto daging, di meja juga tersedia perkedel, peyek udang, pisang, agar-agar di dalam gelas (mungkin buat pencucui mulut). Sotonya buat kita biasa (balik lagi ke selera masing-masing ya), cenderung keasinan, yang enak peyek udangnya, garing udangnya juga seger-seger. Selesai makan kita lanjut lagi perjalanan ke Parapat karena malam pertama kita menginap di sana, sebelum ke sana kita mampir beli rujak buah dulu (maklum cewek-cewek penggila rujak semuanya!!!hehehehe…). bumbunya mantap banget biarpun buat kita itu kurang pedes, jadi sepanjang jalan menuju Parapat kita makan rujak dengan serunya!!!!

Dari Medan menuju Parapat kurang lebih 4 jam…sepanjang jalan kita banyak lewati pohon kelapa sawit dan pohon karet.. Kota berikutnya yang kita singgahi adalah Pematang Siantar, kota kecil tapi rapi dan kesan yang kita dapat kota ini nyaman. Di sini kita mampir ke Toko Roti Ganda, tokonya sangat ramai padahal yang dijual sederhana Roti Tawar isi srikaya/moka/meses..tapi antriannya panjang banget (dari info yang didapet Ta kalau tanggal muda lebih ramai lagi..ehm ga kebayang buat kita karena waktu itu aja udah ramai banget!!!). Roti-rotinya semua masih fresh bahkan ada yang masih hangat karena baru keluar dari oven. Kita pesan 2 roti tawar isi srikaya (dengan srikaya yang banyak, roti yang besar harganya cuma Rp. 7.000/pcs), beli roti manis tanpa isi (harnga Rp. 600/pcs!!!), saya suka banget roti manis tanpa isinya karena dulu waktu masih kecil sering beli roti-roti kayak gini kalau di Jakarta udah engga ada. Tante saya beli bolu pandan juga (rencananya roti ini mau kita makan buat sarapan besok karena di hotel kita engga ambil paket sarapan). Perjalanan lanjut lagi, Pak Tarigan ajak kita makan mie pangsit..enak seperti mie medan yang pakai daging merah, char siu, pangsit. Nah di sini lagi-lagi nemu minuman jaman kecil dulu hehehe…minuman Cap Badak (lupa ya kalau Bahasa Indonesianya apa warnanya mirip root beer). Setelah kenyang lanjut perjalanan ke Parapat.

Nah dari sini jalan udah mulai berkelok-kelok udara udah mulai segar, jadi ga usah nyalain AC mobil. Akhirnya kita bisa lihat Danau Toba dari atas jalanan yang kita lewati, pemandangan yang indah banget persis kalau kita liat di kalender-kalender..begitu liat kita udah langsung teriak-teriak supaya Pak Tarigan berhenti karena mau foto-foto, akhirnya kita mampir di salah satu warung kopi, letaknya persis di tepi jurang jadi kalau kita lihat ke depan langsung bisa lihat Danau Toba. Langsung ambil posisi masing-masing, sambil minum kopi panas, teh panas dan makan roti yang baru kita beli, kita semua nikmati pemadangan yang indah banget pas kebetulan udah sore jadi langit warnanya juga udah mulai berubah jadi kekuning-kuningan...hidup bener-bener indah rasanya bisa santai seperti itu sambil lihat pemandangan menakjubkan!!!!waktu serasa berhenti hehehehe…..




Setelah puas, kita lanjut lagi perjalanan ke hotel udah kita pesan dari sini perjalanan udah engga jauh lagi. Kota Parapat bener-bener kota kecil keliling bentar udah habis. Hotel tempat kita menginap Hotel Niagara, dari luar hotelnya bagus kita bisa lihat dua hal berbeda di sini, pemandangan Danau Toba dan Pemandangan Pegunungan. Kolam Renangnya bagus karena langsung menghadapa Danau Toba, udara disini benra-benar seger. Kita pilih kamar yang menghadap pegunungan karena yang menghadap ke Danau Toba pakai Ac kita pikir percuma pakai AC karena udaranya bener-bener udah dingin banget. Selesai beres-beres dan istirahat kita makan malam, menu kita kali ini steamboat, pertama bahan-bahan datanf semua pada teriak kebanyakan hehehehe...saya ampe minta dikurangi segala tapi karena paketnya emang dapetnya jadi engga bisa TAPI ujung-ujungnya semua makanan itu pada habis juga hehehehe...Cuma yang engga enak n yang ga kita suka aja yang ga habis itu pun cuma beberapa, sama mie goreng yang dikasih yang terakhir yang kita engga makan karena bener-bener udah kekenyangan. Selesai makan ada yang mau berenang tapi karena da kemalaman jadinya batal.

Nanti lanjut lagi ke cerita hari ke-2 yang lebih seru ya.....

04 May 2008

Awal Mei

Waktu cepet banget ya berlalu tahu-tahu sekarang udah ada di bulan Mei…banyak banget usaha yang harus dilalui di bulan Mei ini biar rencana-rencana yang di belakang juga engga berantakan. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan terwujud dengan baik ya. Kemarin dapat sms dari sahabat yang baru bergabung dengan kita di pekerjaan ini (saya cuma bisa bilang di sms ‘’welcome to the club!!!”hehehehe…), karena akhirnya kita ketar ketir bareng-bareng berkaitan dengan target dan deadline dan tahu gimana rasanya kalau mau tidur angka-angka yang belum tercapai muncul terus di kepala, gimana mimpi yang berkaitan dengan target muncul hehehehe…tapi dibilang stress juga bukan hanya kepikiran aja (hehehehe…stress bukan ya namanya). Ada banyak hal juga yang bisa saya nikmati di pekerjaan ini dan mungkin yang buat semangat juga karena saya tahu ini adalah batu loncatan yang paling tepat dan cepat buat saya untuk mengejar mimpi saya yang lain. Jadi jalanin semuanya semangat-semangat aja biarpun di lapangan ketemu banyak hal yang terkadang tidak menyenangkan.

Di bulan Mei ada 2 perjalanan yang saya akan lakukan yang pertama berkaitan dengan hobby jalan-jalan (untung ada Air Asia ya jadi bisa dapet tiket murah kalau mau traveling hehehehe…), rencana perjalanan ini udah dari tahun lalu disiapin dan udah pasti berangkat karena semua udah siap dan beres. Sebenernya berangkat juga tetep sama pikiran yang berkaitan dengan target n deadline . Nanti pas hari H pikirannya mau ditinggalin aja di rumah hehehehe….

Setelah pulang lanjut lagi ke perjalanan berikutnya yang berhubungan dengan kerjaan ke tempat yang kata seseorang ’’engga penting’’ hehehehehe (mengerti itu karena dia khawatir)….Berangkat bersama dengan 2 orang sahabat dan seorang rekan kerja yang kita anggap sebagai pelindung kita hehehe…Tiket udah dipesan dan dibayar tapi masih pertengahan bulan baru berangkat jadi segala kemungkinan bisa terjadi. Tapi kita berempat udah semangat 45 untuk segera berangkat hehehehe….

Bulan Mei ini juga Cici pergi Ziarah sesuai dengan rencana perjalanan yang sudah lama direncanakannya, semoga di sana ada mujizat buat Cici.

Bulan Mei masih di awal tapi sudah banyak yang direncanakan, dilihat dan dihadapi…sampai akhir bulan Mei semoga semua yang engga enak di awal bulan semuanya menjadi baik dan semua rencana, target berkaitan dengan pekerjaan bisa terwujud dengan baik….