25 February 2008

Pay the Price for Success

Ini adalah salah satu cerita atau tips atau motivasi yang saya dapat dari buku Champion karya Darmadi Darmawangsa…

I hated every minute of training, but I said “Don’t Quit”. Suffer now and live the rest your life as a champion”

Bertanyalah kepada beberapa orang yang ada temui hari ini, apakah mereka ingin meraih kesuksesan yang besar dalam hidupnya dan saya yakinkan Anda bahwa semua dari mereka akan bersemangat dan ingin meraih kesuksesan. Namun, tanyakanlah kepada mereka, berapa harga yang telah mereka bayar selama ini untuk meraih kesuksesan yang diidam-idamkan? Saya yakin mereka akan sulit menjawabnya. Banyak orang yang larut dalam mimpinya untuk menggapai kesuksesan namun hanya segelintir orang yang rela bangun dari mimpi yang mengasyikkan itu dan bekerja keras membayar harga untuk meraihnya.

Gary Player adalah seorang pemain golf terkenal dunia, pada suatu hari ia didatangi oleh seorang pegolf muda yang sangat menggaguminya. Mendapat kesempatan yang langka itu, sang pegolf muda dengan antusias berkata kepada Gary, ”saya sangat berharap bisa bermain golf sebagus Anda dan saya akan melakukan apa saja untuk memiliki kemampuan seperti Anda.” Gary tersenyum dan memberikan nasihatnya, “Nak, Saya yakin Anda tidak berharap ingin menjadi seperti saya jika anda tahu bagaimana saya dapat menjadi seperti saat ini. Untuk menjadi seperti saya sekarang, Anda harus mulai berada di lapangan jam enam pagi tujuh hari dalam seminggu. Anda juga harus berlatih memukul setiap harinya 1.000 bola golf sampai tangan anda kesakitan dan berdarah baru anda boleh beristirahat membersihkan dan membalut luka-luka anda. Setelah itu Anda harus kembali lagi ke lapangan untuk memukul 1.000 bola golf lagi. Inilah aktivitas yang harus anda lakukan untuk menjadi seorang Gary Player.” Setelah mendengar cerita dari Mr. Player, anak muda itu membisu dan pergi tanpa pamit. Kebiasaan yang kita lakukan secara terus menerus akan membentuk seorang juara di dalam diri kita.

Nadia Comaneci, pesenam Rumania yang memukau dunia pada Olimpiade 1976, menceritakan rahasia keberhasilannya. Nadia berkata, “Saya berlatih secara terus menerus sebuah gerakan yang sangat sulit dan karena latihan inilah gerakan tersulit pun tidak terasa sulit bagi saya. Gerakan itu tetap merupakan gerakan sulit dan berbahaya bagi pesaing saya, tapi tidak lagi bagi saya. Kerja keras membuatnya terlihat mudah. Itulah rahasia saya menjadi juara tidak terkalahkan.” Kebanyakan orang cenderung mengagumi mereka yang sukses dan berharap bisa menjadi seperti mereka. Namun sayangnya, mereka tidak mau menerima kenyataan tentang tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh para juara.

Mungkin Anda hanya berangan-angan untuk menjadi seperti mereka yang sukses jika hal itu mudah untuk dilakukan. Pernahkah Anda mendengar pepatah tua yang mengatakan bahwa di dalam dunia ini, apapun yang Anda inginkan, ada suatu harga yang harus dibayar. Jika seseorang ingin mempunya bentuk tubuh dan berat ideal, harganya adalah mengurangi kalori asupan makanan dan menambah porsi olahraganya.

Dunia ini menyediakan apa saja yang Anda inginkan namun Anda tidak cukup untuk berharap dan bermimpi, Anda perlu membayar harganya di depan dan meraup hasilnya kemudian.

(Engga semua tulisannya saya salin, ada beberapa yang dipotong…).

15 February 2008

Pasangan Hidup (lagi!!!!)

Semalam ngumpul dengan bapak-bapak dan ibu-ibu di lingkungan…agak “ribet” sebenernya kalau ngumpul dengan mereka karena sekarang topik pembicaraan mulai menjurus ke hal-hal yang berhubungan dengan pasangan hidup saya hehehe….meminjam istilah salah satu sahabat saya kehidupan kita mulai “bising” sekarang hehehe..karena apapun topik pembicaraan ujung-ujungnya lari ke masalah pasangan hidup.

Sebenarnya saya pribadi orang yang sangat santai dengan yang namanya pasangan hidup dan dalam rencana hidup saya sampai 3 tahun kedepan tidak ada rencana yang berhubungan dengan pasangan hidup (engga tahu kalau di tengah jalan nantinya gimana-gimana). Jadi yang membuat saya berpikir tentang pasangan hidup adalah orang-orang disekitar yang mulai khawatir, saya tahu mereka melakukan hal itu karena sayang, karena perhatian, karena mau yang terbaik untuk saya…

Mereka membuat saya berpikir apakah ada yang aneh di usia yang sekarang saya belum memiliki pasangan hidup alias belum menikah hehehe…

12 February 2008

Just Info ;)

Wuih udah lama pisan engga up date blog euy..bulan kemarin pun udah mulai jarang nulis di blog. Sebenernya mulai dari awal bulan udah banyak banget yang dilalui, banyak banget yang dirasa dan dilihat, banyak yang mau diceritain disini tapi saking banyaknya ampe bingung mau mulai dari mana hehehe...buat yang sering mampir (GR dikit kalau yang baca blog ini banyak hehehe...) tapi lihat blog ini engga pernah di up date sorry ya...yang nulis pesen di shout box kalau engga dibalas juga sorry karena engga tahu kenapa sekarang shout box engga pernah bisa muncul kalau lagi buka blog sepertinya sich masalah dikoneksi.
Have a great day everyone :)

01 February 2008

Moment untuk dikenang

Ada banyak hal yang terkadang tidak kita sangka akan kita dengar, akan kita baca, akan kita lihat..tapi mau tidak mau terkadang hal-hal tersebut kita alami…saya tahu mereka yang mengatakan, mereka yang melakukan tidak pernah berniat apapun… saya pun terkadang masih seperti itu..apa yang saya katakan, apa yang saya lakukan, apa yang saya tulis membuat orang lain merasa tidak suka, merasa terluka dan sedih….

Selalu berusaha menikmati setiap hal yang terjadi …apapun hasilnya di mata orang-orang…bukankah setiap moment harus dinikmati karena entah kapan kita bisa melakukan hal yang sama lagi…semakin banyak moment, semakin banyak kenangan yang akan tertinggal untuk dikenang sampai kapan pun….dan saya percaya setiap hubungan apapun bentuknya selalu membutuhan banyak moment untuk selalu dikenang agar hubungan tersebut dapat terus berjalan.

28 Januari 2008

Tanggal 28 Januari adalah hari yang bersejarah buat seorang sahabat…karena telah berhasil naik ke anak tangga berikut dari beberapa anak tangga yang harus dinaiki…ada rasa bangga karena tahu perjuangannya untuk sampai di anak tangga ini tidaklah mudah….ada pengorbanan yang besar, ada banyak air mata, tekanan, pandangan “aneh” dari beberapa orang dan banyak hal lainnya..tapi semua sudah berhasil dia lewati…

Hari itu waktu kasih pelukan selamat engga tahu kenapa nangis…dasar sensitif air mata keluar aja…padahal ada kata-kata yang mau diucapin tapi engga keluar malah air mata yang keluar hehehehe…tapi itu tangis bahagia karena lihat keberhasilannya!!!!!!

Tahun ini kita engga bisa alami beberapa hal penting sama-sama tapi kata-kata dengan tulisan bold di akhir kartu tahun depan akan kita alami sama-sama!!!!!