07 July 2007

Anak Tiris

Anak tiris adalah sebutan untuk anak-anak yang mencari sisa-sisa BBM dari kendaraan pembawa BBM yang sudah kosong, peralatan yang mereka gunakan sangat sederhana botol bekas air mineral, selang (yang panjangnya +/- 15 cm), kantong plastik besar. Mereka memang hanya mengejar mobil yang sudah kosong karena kalau mereka juga mengejar mobil yang masih penuh dengan BBM maka resikonya mereka bisa ditangkap polisi.

Pekerjaan mereka ini sangat berbahaya tapi mereka bekerja seolah tidak mengenal rasa takut padahal pada tayangan tersebut ditampilkan bahwa mereka harus berlari-lari mengejar mobil pengantar BBM ditengah lalu lintas yang ramai, tidak mengenakan sepatu atau bahkan sandal.

Begitu melihat mobil pengantar BBM datang mereka akan langsung mengejar mobil tersebut walaupun kendaraan sedang melaju kencang, sambil mengejar mereka berusaha menggapai bagian samping mobil (saya tidak tahu tepatnya bagian apa ini) untuk mengambil sisa-sisa BBM dengan menggunakan peralatan yang mereka miliki. Untuk satu mobil proses pengambilannya tidak lama, kalau saya berpikirnya mungkin karena tidak kuat mengimbangi laju kendaraan dengan kecepatan lari mereka. Kalau dilihat ditayangan tersebut hampir semua pekerja ini adalah anak laki-laki yang usianya kalau saya lihat tidak lebih dari 30 tahun. Kebanyakan dari mereka anak-anak putus sekolah yang mungkin kurang beruntung untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Pada liputan tersebut dikatakan bahwa belum lama ini ada salah satu anak yang meninggal saat sedang mengejar mobil pengantar BBM tersebut.

Besarkah pendapatan mereka? Besar tidaknya tentu relatif untuk setiap orang namun sebandingkah dengan nyawa yang harus mereka pertaruhkan….
(Judul di atas saya ambil dari tayangan berita Nuansa Pagi RCTI)

No comments: