Tanggal 19 Desember pukul 21.00 saya bersama Lingkungan memulai perjalanan ziarah kita ke beberapa Gua Maria di Jogya dan sekitarnya. Perjalanan diawali dengan drama penjemputan Ta yang menegangkan…tapi Puji Tuhan Ta akhirnya bisa ikut juga…satu pelajaran lain yang saya dapat dari proses ini…pelajaran mengenai orang-orang disekitar kita…mana orang-orang yang dapat kita andalkan kala kita mengalami suatu kesulitan dan mana orang-orang yang hanya bisa menyalahkan kita. Tapi sampai hari ini saya bersyukur berada di tengah-tengah Lingkungan ini, hidup dengan banyak orang tentu kita tidak bisa mengharapkan semunya baik, semuanya sesuai dengan apa yang kita kehendaki…tapi saya tahu saya masih berada disekitar beberapa orang-orang baik….
Jadwal melenceng jauh dari yang kita harapkan karena kemacetan yang luar biasa bahkan kemacetan dimulai saat kita memasuki tol dalam kota…akhirnya kita tiba di Gua Maria Sendang Sono sore hari padahal kita menjadwalkan tiba di sana pukul 08.00. Tidak sempat jalan salib tapi kita hanya berdoa di Gua Maria. Selesai berdoa di Gua Maria kita pulang ke Hotel di Jogya (perjalanan dari Gua Maria Sendang Sono dari tempat parkir bis mengerikan loh medannya jalannya sempit dan curam…serem hehehe….). Sampai di hotel urus masalah cek in taruh barang-barang kita (sampai di sini langsung mikir Cen “untung Cen ga jadi ikut” hehehe…). Lalu kita mutusin makan di Bakmi Kadin yang menurut informasi enak dan ramai..kalau ramai memang benar, tapi masalah rasa biasa saja hanya kita jadi tahu aja rasanya seperti apa (oh ini toh Bakmi Kadin yang terkenal itu hehehe)…disana kita mengalami satu hal berkaitan dengan perusahaan baru…benar-benar pembelajaran berharga yang saya dapat, pelajaran dari seorang Ta, pelajaran dari 3 orang yang kita temui yang kita ajak bicara waktu itu. Pulang ke Hotel istirahat.
Hari kedua tujuan kita dalah Gua Maria Tretes..perjalanan ke tempat ini sangat indah karena kita lewat pengunungan dengan pemandangan hijau yang indah…sampai di sana kita melakukan jalan salib, medannya lumayan sulit karena jalan di daerah perbukitan tapi pemandanganya indah. Gua Maria-nya sangat unik karena benar-benar berada di dalam gua yang dipenuhi dengan stalaknit-stalaknit bahkan masih ada tetesan airnya.
Dari Gua Maria Tretes kita melanjutkan perjalanan ke Pantai Baron, di sini kita makan siang dengan menu udang lobster yang sangat murah bayangkan lobster per kilo harganya hanya Rp.50.000!!!!!per kilo isinya 6 pcs…bayangkan kalau kita makan Lobster di Jakarta berapa harga per ekornya hehehe…ada kejadian tidak mengenakan di sini tapi sudahlah hehehehe…..
Kita juga ke Candi Prambanan waktu sampai disana sedang hujan tapi kita tetap jalan-jalan disekitar candi sayang tidak bisa masuk ke dalam candi karena candi sedang dipugar karena kerusakan akibat gempa beberapa waktu lalu.
Dari sini kita melanjutkan perjalanan ke Malioboro hehehe…makan dan belanja tujuan utamanya…dan belanja disini benar-benar harus menahan diri karena semua rasanya mau dibeli padahal belum tentu nanti akan dipakai. Pulang ke Hotel mampir ke Mal Amarukmo beli oleh-oleh untuk Ibu-nya Mas Pri…istirahat dech…..
Hari ketiga kita langsung check out dari Hotel, tujuan pertama kita adalah ke Candi Borobudur, sampai disana masih pagi, komplek candi tidak ada yang berubah hanya saja sudah banyak kerusakan, dibeberapa tempat juga masih dipugar…Candi kebanggaan kita itu sekarang sudah tidak menjadi salah satu keajaiban dunia lagi hiks…. Kita sempat makan pecel di sini yang enak banget!!!!!hehehe….Dari Candi Borobudur kita mampir di tempat penjualan salak buat oleh-oleh…melihat ibu-ibu belanja salak bisa takjub hehehehe…..Lalu kita makan siang di daerah UGM di SGPC (Sego Pecel/Nasi Pecel) hehehe…lagi-lagi pecel…tapi karena memang penyuka pecel ya saya senang-senang aja….
Seharusnya tujuan kita berikutnya adalah Gua Maria Sendang Sri Ningsih tapi karena hujan akhirnya perjalanan dibatalkan dan terus ke Rumah mas Pri di Klaten. Tadinya kita akan ke rumah Mas pri untuk malan malam lalu lanjut perjalanan pulang ke Jakarta tapi ada ide dari panitia untuk tinggal satu hari lagi di Jogya dan disetujui oleh peserta. Akhirnya kita memutuskan menginap di Rumah Mas Pri…tidur bareng-barenng di satu ruangan hehehehe…ada banyak kejadian lucu disini kita yang tadinya semang bisa tidur di dalam kamar nyaman tidak tahan karena serangan nyamuk yang mengerikan akhrinya tidur di ruang tamu bersama yang lain..disini suara ngorok dari 2 bapak saling sahut-sahutan hehehehe…tengah malam masih sempat ketawa-tawa karena seorang bapak hehehe…salah satu pengalaman yang tidak akan terlupakan buat saya…oya disini kita disuguhi PISANG REBUS yang ENAK BANGET!!!!!hehehehe…..dan makanan lain yang tidak kalah enaknya.
Pagi-pagi bangun dan siap-siap untuk melanjutkan perjalanan ke Makam Romo Sanjaya, dengar cerita mengerikan tentang beliau…lalu kita melanjutkan perjalanan ke Gereja Ganjuran…disini ketemu dengan Ci Suli yang datang bersama keluarganya. Di sini kita mendengar banyak cerita tentang awal berdirinya gereja, sampai kesaksian-kesaksian tentang mujizat yang dialami beberapa orang…berharap mujizat itu juga dialami oleh seseorang.
Dari sini kita makan siang di warung soto (lupa namanya apa…K…..), soto yang enak hehehehe....lalu lanjut perjalanan pulang ke Jakarta.
Perjalanan atau apapun yang kita jalani tergantung dari kita melihatnya, dari perjalanan ini saya berusaha untuk tidak mengeluh, berusaha untuk selalu tersenyum, berusaha untuk menghargai apa yang sudah dilakukan oleh panitia (Thank You Tante), berusaha untuk bersabar (hehehehe…hal yang sulit), berusaha untuk memaklumi orang lain, berusaha menghargai apapun yang diterima dan berusaha menikmati perjalanan ini dengan bahagia…berhasilkah saya hehehe…masih belajar tapi perjalanan kali ini akan selalu saya ingat untuk membuat saya terus belajar.
26 December 2007
Perjalanan Ziarah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment