Semenjak liburan Lebaran selesai, masalah kemacetan di Jakarta benar-benar menjadi semakin parah, kondisi jalanan benar-benar sudah tidak bisa ditebak lagi. Belakangan bahkan hampir dalam setiap edisinya Harian Kompas memuat artikel mengenai kemacetan Jakarta yang semakin hari semakin parah tersebut.
Kemacetan dipacu beberapa sebab antara lain karena pembangunan jalur busyway dibeberapa tempat yang tanpa ada pembangunan proyek ini pun sudah macet apalagi ditambah dengan adanya pengerjaan proyek ini, proyek monorail yang belum jelas kapan selesainya, pembangunan fly over di berbagai tempat yang juga entah kapan baru selesai. Di sekitar Roxy jangan ditanya jam berapa tidak ada kemacetan di sana…jalur ini benar-benar parah….jam 22.00 malam di daerah tersebut masih macet akibat proyek fly over yang membuat jalan semakin sempit dan semeraut karena bagian bawah fly over yang belum jadi dijadikan area parkir motor!!!
Menurut artikel yang pernah dimuat di Harian Kompas kemacetan menyebabkan pertengkaran suami istri meningkat (saling menyalahkan karena memilih jalan yang macet), kerugian yang disebabkan kemacetan benar-benar gila-gilaan yaitu 43 Trilyun (Harian Kompas 6 November). Belum dampak-dampaknya lainnya polusi yang juga semakin menjadi-jadi, tingkat stress warga Jakarta yang juga makin parah.
Memimpikan Jakarta dengan kemacetannya yang berkurang sedikit saja (tidak menuntut perubahan yang drastis tapi setidaknya berkurang bukan bertambah), trotoar menjadi sedikit ramah untuk dilewati pejalan kaki, kendaraan umum menjadi lebih aman dan nyaman. Kapan ya... :(
07 November 2007
Kemacetan Jakarta
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment